Skip to main content

Polisi Yogyakarta Meminta Maaf Atas Foto Petugas Yang Ditempatkan Berdiri di Atas Hiu Macan Tutul Yang Mati


Info Berita Terupdate - Kepolisian Daerah DI Yogyakarta meminta maaf kepada publik atas perilaku tiga prajuritnya yang berfoto di atas bangkai hiu yang terdampar di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul.


Hanya dua minggu setelah polisi menangkap sekelompok penyelam yang telah memfilmkan diri mereka mengendarai hiu paus di Papua Barat (video viral yang mengundang kemarahan dari aktivis hak-hak binatang).

Polisi Yogyakarta meminta maaf atas tiga petugasnya yang tertangkap berpose untuk foto dengan kaki mereka di atas bangkai hiu macan tutul mati. Merdeka Hari Ini

Akun Twitter Kepolisian Yogyakarta resmi baru-baru ini memposting video di atas yang menunjukkan penguburan kawanan hiu macan tutul besar yang hanyut di Pantai Parangkusumo di Kabupaten Bantul pada Senin sore. Video itu mencatat bahwa pemakaman membutuhkan ekskavator untuk menggali lubang yang sangat besar untuk hiu sepanjang 4 meter, 1 ton, sebuah tugas yang memakan waktu sekitar dua jam. Agen Judi Bola
Sebuah tweet tindak lanjut berbunyi: “Terkait dengan ketiga petugas kami tertangkap kamera sedang menginjak hiu macan tutul yang mati. Untuk itu kami mohon maaf. Tidak ada maksud khusus di balik acara ini." Merdeka News

Berikut ini foto yang dimaksud, yang menurut laporan media pertama kali menjadi viral ketika dibagikan dalam grup Facebook untuk penduduk Yogyakarta.

Ada juga video video ini dari para petugas dengan hiu.

Juru bicara Polda DIY Yuliyanto membenarkan bahwa foto itu asli dan mengatakan bahwa petugas menyesali tingkah laku mereka. Namun tampaknya mereka tidak akan menghadapi dampak hukum apa pun. Berita Viral Hari Ini

“Sebenarnya, tidak ada aturan yang dilanggar dalam insiden itu,” kata Yuliyanto, menambahkan bahwa petugas akan tetap diselidiki secara internal dan diberi sanksi yang sesuai.

Polisi Yogyakarta Meminta Maaf Atas Foto Petugas Yang Ditempatkan Berdiri di Atas Hiu Macan Tutul Yang Mati

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Bocah 4 Tahun ini Disunat oleh Jin

Aneh, inilah yang terjadi pada bocah 4 tahun bernama Sangaji Surya Wiguna alias Aji ini. Apa yang dialami bocah ini membuat warga Kampung Bojong Tengah, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor Heboh. Lantaran aji mengalami kejadian yang tidak biasa, ia dikabarkan telah disunat oleh Jin.  Jawapos.com “Ini memang kejadian yang di luar logika,” kata Ali ayah Aji saat menuturkan kepada awal mula peristiwa itu kepada Pojokjabar (Jawa Pos Group). Awal mula kejadian ini usai mandi sore yang menjadi rutinitas biasa Aji. Saat sebelum magrib, Dasep (17) yang merupakan keponakan tengah memandikan Aji. Tidak ada kejadian aneh saat memandikan AJi. Sampai akhirnya Dasep bersiap untuk salat magrib. Sedangkan Aji memakai pakaiannya sendiri.  “Tiba-tiba anak saya  mengeluhkan kemaluannya. Titit Aa merah kaya berdarah ujung tititnya ga ada,” ungkapnya menirukan keluhan Aji saat mengetahui seperti sudah disunat. Saat itulah, alat kelamin Aji secara tiba-tiba saja berubah sep...

Berita Ekonomi : Chatib Basri akan Dilantik Oleh Presiden SBY Sebagai Menkeu Hari ini

Berita Ekonomi - Sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan, hari ini sekitar pukul 11.00 WIB, Presiden SBY akan melantik Chatib Basri untuk menjabat menjadi Menteri Keuangan. Acara pelantikan ini akan diadakan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pejabat dalam jajaran kabinet dan beberapa pimpinan lembaga rencananya juga akan hadir pada acara pelantikan ini. Dengan tujuan untuk menggantikan kursi Menteri Keuangan yang telah ditinggalkan oleh Agus Martowardojo sebab ditunjuk sebagai Gubernur Bank Indonesia, maka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Chatib Basri untuk menduduki kursi tersebut. Selengkapnya >>

Jadi Korban Begal, Pria Ini Justru Masuk Penjara

Polisi Sektor Bukit Raya menggelar rekonstruksi kejadian penganiayaan yang dilakukan Raju Andrian (20) yang menyebabkan Roby Dzaki Setiyawan (19) tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit. Rekonstruksi kejadian dilakukan Senin (16/11) di daerah Simpang Tiga, Pekanbaru, tepatnya di Gapura Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kejadian penganiayaan tersebut terjadi 10 September lalu, dimana korban Roby mencoba melakukan pembegalan dengan rekannya Khairul kepada Raju dan Yuli. Gelar rekonstruksi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB itu, dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, kuasa hukum Raju, kuasa hukum Roby, pihak keluarga Roby. Khairul dan Yuli sebagai saksi  atas kasus penganiayaan tersebut. Kepala Unit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi, saat dikonfirmasi mengatakan, setelah dilakukan rekonstruksi, Raju memerankan 35 adegan dimulai saat dirinya bersama teman wanitanya Yuli sedang berduaan di Gapura Bandara Sultan Syarief Kasim II yang kemudian didatangi oleh Rob...