Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Daging Sapi Impor

Ekspor Ikan Pindang dan Patin Targetkan AS dan Eropa

Ikan Indonesia Siapa yang tidak kenal ikan patin dan pindang yang termasuk dalam hasil laut Indonesia yang cukup terkenal dan berperan penting dalam perekonomian karena konsumsi dalam negeri akan ikan patin dan pindang semakin lama semakin meningkat. Dan saat ini pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan akan berusaha untuk menembus pasar hingga ke luar negeri terutama ke Amerika Serikat dan juga pasar Eropa. Sebagai informasi, selama ini hanya ada 3 jenis ikan yang terus diusahakan oleh pemerintah kita untuk dapat menembus pasar luar, yaitu ikan pindang, patin, dan juga ikan bandeng. Di lain pihak, di wilaya Sumatera Utara juga terdapat jenis ikan teri yang akrab disebut teri Medan yang sudah dilirik untu dapat digenjot juga hingga dipasarkan ke mancanegara. Dan sebagian sudah diekspor ke berbagai negara tetangga. Seperti yang diutarakan Saud Hutagulung dari pihak Dirjen Pengolahan serta Pemasaran Hasil Perikanan mengatakan bahwa negara yang menjadi target pemasaran adalah China, Jepa...

Daging Harga Rp.60 Ribu/Kg Diobral Oleh Tomy Winata

Saat ini penjualan daging murah yang dikelola oleh Artha Graha Peduli telah memasuki hari yang ke-12. Dan lagi - lagi Tomy Winata selaku pimpinan Artha Graha Peduli mengomando jajarannya agar menurunkan lagi harga daging yang sedang dijual. Dua minggu lalu harga daging yang mereka juga berada di harga Rp. 70 ribu per kilogramnya, dan beberapa hari lalu diturunkan pada harga Rp. 65 ribu per kilogramnya. Dan akhirnya kemarin harga daing sapi yang mereja jual kembali diturunkan lagi menjadi Rp. 60 ribu perkilogramnya. Taktik Tomy Winata yang melakukan penurunan harga daging berulang - ulang seperti itu bertujuan untuk merangsang pasar daging agar harga daing dapat berangsur turun di harga yang lebih murah agar lebih terjangkau oleh masyarakat. "Di H-7 menjelang Idul Fitri kami sengaja kembali menurunkan harga daging sapi di Rp. 60 ribu per kilogramnya dengan harapan agar lebih banyak masyarakat yang bisa membeli daging dengan harga lebih murah sekaligus merangsang harga pasaran supay...

Benarkah Daging Sapi Impor Asal Australia Memicu Kanker?

Isu yang belakangan ini muncul mengenai daging sapi impor yang berasal dari Australia yang dikabarkan mengandung sejenis hormon penggemuk yang memiliki efek samping menimbulkan kanker pada manusia akan diteliti lebih jauh oleh Kementrian Pertanian (Kementan). Kementan sendiri telah menyatakan akan secara langsung mengadakan penelitian di laboratorium. Suswono selaku Menteri Pertanian di saat kunjungannya ke Pasar Angso Duo, Jambi di hari Sabtu kemaren menghimbau agar berbagai pihak tidak menyebarkan isu negatif yang dapat meresahkan warga terkait dengan adanya isu daging sapi yang diimpor bulog tersebut dapat membawa penyakit. "Hal ini akan diteliti lebih jauh. Memang kita harus berhati - hati untuk menyatakan benar atau tidaknya isu bahwa daging tersebut menyebabkan penyakit. Pihak kami sendiri akan meneliti lebih dalam dan tidak akan gegagah dalam membuat pernyataan. Karena kita memiliki beberapa ahli untuk meneliti mengenai hal ini," kata beliau. YLKI (Yayasan Lembaga Kons...

Jawa Barat Dijatah 900 Ton Daging Sapi Impor

Akhirnya Provinsi Jawa Barat mendapatkan jatah daging sapi impor sebanyak 900 ton yang sudah mulai di distribusikan seperti yang terlihat di halaman - halaman "Gedung Sate" yang berbarengan dengan diadakannya Bazar Murah Ramadhan. Ferry Sofwan selaku pejabat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat mengatakan bahwa di Jawa Barat telah disiapkan 1 Ton Daging Sapi yang pada awalnya diperkirakan akan mencapai 2 ton. Dan ia mengatakan bahwa hal ini masih tahap awal yang untuk selanjutnya akan diteruskan di beberapa daerah lain. Dari total 900 ton daging sapi impor tersebut, khusus Kota Bandung sendiri dijatah antara 5 - 10 ton yang pada hari ini masih sebagian saja yang sudah di distribusikan lewat pasar murah. Tidak hanya sampai di situ,agar pembagian jatah daging sapi impor ini merata, maka setiap pembeli diberi batasan hanya 2 kilogram saja dari tiga jenis daging impor yang sedang dijual di pasaran. Adapun perbedaan harga dari tiga jenis daging impor tersebut adalah m...

Kuota Daging Sapi Impor Ditambah Oleh Pemerintah

Dalam rangka menstabilkan harga daging sapi potong di pasaran di kisaran Rp. 75.000 - Rp. 80.000 per kilogrammnya, pemerintah berencana menaikkan kuota impor daging sapi tersebut. Kuota impor yang ditambahkan ini lain dari tambahan sebanyak 3000 ton daging sapi oleh Perum Bulog. Hatta Rajasa selalu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa tingkat permintaan akan jumlah daging sapi masih terus saja meningkat meskipun Perum Bulog telah mengimpor sejumlah 3000 ton. Maka untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan menaikkan kuota impor untuk memenuhi pasokan daging sapi. Kembali ditegaskan oleh beliau bahwa kebijakan ini terpaksa dilakukan untuk menjaga agar harga daging sapi tetap stabil dipasaran sesuai harga yang diharapkan yaitu berkisar antara Rp. 75.000 - Rp. 80.000 per kilogrammnya. Dan kebijakan penambahan kuota impor daging sapi ini rencananya akan mulai dilakukan pada akhir bulan ini untuk memenuhi tuntutan pasar. Beliau juga menyampaikan bahwa realisasi penambahan i...

Dilema Daging Sapi Indonesia

Seperti yang telah kita ketahui di media-media Indonesia, harga daging sapi di berbagai daerah merangkak naik. Pemerintah telah melakukan beberapa kali rapat namun harga sepertinya tidak goyah juga. Semua rakyat berharap apabila harga daging bisa segera turun kembali. Solusi dari pemerintah untuk mendatangkan daging import dari luar untuk menurunkan harga dianggap solusi yang terbaik. Penolakan Para Pedagang Sapi Daging sapi beku import saat ini baru masuk ke tanah air sejumlah 16 ton dari total 800 ton yang datang via udara, dan diharapkan sejumlah 2.200 ton lainnya akan tiba melalui jalur laut pada beberapa hari kemudian. Namun nyatanya kenyataan di lapangan berbeda dengan yang diharapkan oleh pemerintah. Para pedagang menolak menjual daging beku ini karena menurut mereka, daging import ini akan merusak harga pasar.  Tentu saja hal ini bertentangan dengan misi Bulog yang memang diberikan mandat oleh pemerintah untuk menurunkan harga. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang sebelum...