Skip to main content

Panasonic Merilis Kamera Mirrorless Full Frame 35mm Untuk Profesional

Panasonic Merilis Kamera Mirrorless Full Frame 35mm Untuk Profesional

Info Berita Terupdate - Setelah bertahun-tahun bertahan hidup di kamera dengan format sensor Micro Four Third, Panasonic kini merambah ke format lain, yaitu frame penuh 35 mm dengan dua kamera baru, S1 dan S1R di Photokina 2018.


Panasonic menyebut Lumix S ditujukan untuk pengguna profesional, dan melengkapi kamera di garis itu dengan sejumlah fitur andal seperti stabilisasi gambar baik pada tubuh dan lensa, serta kecepatan rana tinggi dan kecepatan sinkronisasi flash tinggi. Merdeka Hari Ini

Selain itu, electronic viewfinder (EVF) yang digunakan oleh pabrikan Jepang diklaim memiliki kualitas tertinggi, hampir mendekati visi manusia. Sayangnya, S1R yang memiliki sensor 47 megapiksel dan S1 dengan sensor 24 megapiksel baru akan tersedia pada musim semi 2019.

Baca juga: Whatsapp Akan Berhenti Bekerja Setelah 1 Februari 2020

Hari ini Lumix dengan format Micro Four Third sangat populer di kalangan videografer. Kemudian, fitur-fitur di Lumix S juga sepertinya menarik bagi mereka, karena memiliki berbagai fitur seperti perekaman video 4K dengan frame rate 60fps dengan stabilisasi gambar ganda. Berita Terkini

Panasonic juga menjanjikan daya tahan kamera anyar yang sangat tinggi, dan menyebut Lumix S telah mencoba beroperasi di Kutub Selatan. Kamera dapat berfungsi normal pada -40 derajat Celcius, menurut The Verge, pada Rabu 26 September 2018. Dengan hadirnya Lumix S, Panasonic juga perlu merilis lini lensa baru sesuai dengan pemasangan kamera baru. Pada awalnya ada tiga lensa buatan Panasonic, yaitu 50mm f / 1.4, 24-105mm, dan 70-200mm. Agen Judi Bola

Panasonic juga berjanji akan merilis 10 lensa tambahan dalam rentang satu tahun setelah peluncuran. Tidak hanya itu, Panasonic juga membentuk aliansi baru dengan Leica dan Sigma untuk memperluas pilihan lensa pada kamera-kamera baru ini. Merdeka Tech

Panasonic Merilis Kamera Mirrorless Full Frame 35mm Untuk Profesional

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Bocah 4 Tahun ini Disunat oleh Jin

Aneh, inilah yang terjadi pada bocah 4 tahun bernama Sangaji Surya Wiguna alias Aji ini. Apa yang dialami bocah ini membuat warga Kampung Bojong Tengah, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor Heboh. Lantaran aji mengalami kejadian yang tidak biasa, ia dikabarkan telah disunat oleh Jin.  Jawapos.com “Ini memang kejadian yang di luar logika,” kata Ali ayah Aji saat menuturkan kepada awal mula peristiwa itu kepada Pojokjabar (Jawa Pos Group). Awal mula kejadian ini usai mandi sore yang menjadi rutinitas biasa Aji. Saat sebelum magrib, Dasep (17) yang merupakan keponakan tengah memandikan Aji. Tidak ada kejadian aneh saat memandikan AJi. Sampai akhirnya Dasep bersiap untuk salat magrib. Sedangkan Aji memakai pakaiannya sendiri.  “Tiba-tiba anak saya  mengeluhkan kemaluannya. Titit Aa merah kaya berdarah ujung tititnya ga ada,” ungkapnya menirukan keluhan Aji saat mengetahui seperti sudah disunat. Saat itulah, alat kelamin Aji secara tiba-tiba saja berubah sep...

Berita Ekonomi : Chatib Basri akan Dilantik Oleh Presiden SBY Sebagai Menkeu Hari ini

Berita Ekonomi - Sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan, hari ini sekitar pukul 11.00 WIB, Presiden SBY akan melantik Chatib Basri untuk menjabat menjadi Menteri Keuangan. Acara pelantikan ini akan diadakan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pejabat dalam jajaran kabinet dan beberapa pimpinan lembaga rencananya juga akan hadir pada acara pelantikan ini. Dengan tujuan untuk menggantikan kursi Menteri Keuangan yang telah ditinggalkan oleh Agus Martowardojo sebab ditunjuk sebagai Gubernur Bank Indonesia, maka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Chatib Basri untuk menduduki kursi tersebut. Selengkapnya >>

Jadi Korban Begal, Pria Ini Justru Masuk Penjara

Polisi Sektor Bukit Raya menggelar rekonstruksi kejadian penganiayaan yang dilakukan Raju Andrian (20) yang menyebabkan Roby Dzaki Setiyawan (19) tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit. Rekonstruksi kejadian dilakukan Senin (16/11) di daerah Simpang Tiga, Pekanbaru, tepatnya di Gapura Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kejadian penganiayaan tersebut terjadi 10 September lalu, dimana korban Roby mencoba melakukan pembegalan dengan rekannya Khairul kepada Raju dan Yuli. Gelar rekonstruksi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB itu, dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, kuasa hukum Raju, kuasa hukum Roby, pihak keluarga Roby. Khairul dan Yuli sebagai saksi  atas kasus penganiayaan tersebut. Kepala Unit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi, saat dikonfirmasi mengatakan, setelah dilakukan rekonstruksi, Raju memerankan 35 adegan dimulai saat dirinya bersama teman wanitanya Yuli sedang berduaan di Gapura Bandara Sultan Syarief Kasim II yang kemudian didatangi oleh Rob...