Skip to main content

Dasari Dengan GBHN, Indonesia Pasti Jadi Negara Maju


Pertumbuhan Ekonomi Negara Maju
Dalam laporan UNDP pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya dalam rentang 150 tahun, negara-negara yang berada di kawasan selatan (Benua Asia dan sebagian Benua Amerika) berhasil keluar dari negara-negara yang mendominasi yaitu negara di bagian Eropa. 

Ini terlihat dari pergerakan pertumbuhan ekonomi yang terus saja meningkat untuk kelas menengah dilihat dari segi pendapatan, jumlah dan harapan. Dari total 49 negara yang menunjukan kenaikan ini, ada tiga diantaranya yang menunjukan progres kemajuan yang cukup signifikan, yaitu Cina, India, dan Brasil. Ketiga negara tersebut diprediksi menjadi negara dengan ekonomi terbesar pada tahun 2020 mengalahkan negara-negara maju G-7.

Bagaimana dengan nasib Indonesia ? Walaupun pergerakan ekonomi yang terbilang cukup tinggi, Indonesia masih belum mampu untuk besaing menjadi kandidat 3 besar perekonomian dunia dan juga menjadi negara maju Asia.

Sofian Effendi selaku Ketua Umum Asosiasi Profesor Indonesia (API) mengatakan, ada tiga faktor yang menjadikan Indonesia belum bisa bersaing dalam kancah perekonomian dunia. Pertama, Indonesia belum memiliki visi perencanaan jangka panjang yang jelas. Kedua, tata pemerintahan Indonesia dianggap belum efektif dan visioner. Terakhir,  kurangnya kebijakan sosial oleh pemerintah terhadap pemerataan sumber daya manusia.

Pada saat konferensi pers dikantornya, Rabu (12/6) ia mengatakan "Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang dibuat pemerintah harus melalui DPR yang dimana banyak mewakili kepentingan partai. Ini berbeda dengan GBHN yang merupakan amanat rakyat,"

Ia juga menambahkan, landasan pembangunan yang telah dibuat masih dirasa sempit dikarenakan masih menekankan pada visi presiden ataupun kepala daerah yang terpilih. Ini berarti jangka waktu pembangunan itu sama dengan masa jabatan yang memang ini tidak efektif. Selain itu katanya, negara itu dibangun bukan hanya butuh waktu 20 atau 30 tahun ke depan, namun 50 tahun.

Dilain tempat, JB Sumarlin yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum API dan kini menjabat Ketua Dewan Pembina API, mengatakan, pemerintahan disebut efektif juja pemerintahan yang berjalan bisa merencanakan tugasnya dengan baik dan bisa sampai pada tujuan yang telah dicanangkan. Tak hanya itu, ini harus disokong oleh dukungan dana operasional yang baik pula.

Katanya, "Birokrasi itu harus mempunyai komitmen terhadap pemerintah, agar mengabdi dan tak terpengaruhi oleh permainan politik uang,"

Dikesempatan tersebut itu juga, API menyampaikan tentang beberapa rekomendasi hasil dari seminat yang telah dilaksanakan pada 1 - 2 Juni 2013 lalu. Isi dari rekomendasi seminar tersebut di antara lain adalah, penggunaan GBHN sebagai landasan pembangunan yang akan diaplikasikan oleh pemerintah, pembangunan harus memanfaatkan modal sosial ini didasari dari pengalaman Indonesia sebagai satu negara yang menganut demokrasi dan juga bagaimana menerapkan spirit Asia dalam proses pembangunan nasional.

Semua hasil rekomendasi yang telah dipaparkan tersebut nantinya akan diteruskan ke Presiden, MPR, DPR, dan juga DPD untuk tindakan lebih lanjut 


Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Bocah 4 Tahun ini Disunat oleh Jin

Aneh, inilah yang terjadi pada bocah 4 tahun bernama Sangaji Surya Wiguna alias Aji ini. Apa yang dialami bocah ini membuat warga Kampung Bojong Tengah, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor Heboh. Lantaran aji mengalami kejadian yang tidak biasa, ia dikabarkan telah disunat oleh Jin.  Jawapos.com “Ini memang kejadian yang di luar logika,” kata Ali ayah Aji saat menuturkan kepada awal mula peristiwa itu kepada Pojokjabar (Jawa Pos Group). Awal mula kejadian ini usai mandi sore yang menjadi rutinitas biasa Aji. Saat sebelum magrib, Dasep (17) yang merupakan keponakan tengah memandikan Aji. Tidak ada kejadian aneh saat memandikan AJi. Sampai akhirnya Dasep bersiap untuk salat magrib. Sedangkan Aji memakai pakaiannya sendiri.  “Tiba-tiba anak saya  mengeluhkan kemaluannya. Titit Aa merah kaya berdarah ujung tititnya ga ada,” ungkapnya menirukan keluhan Aji saat mengetahui seperti sudah disunat. Saat itulah, alat kelamin Aji secara tiba-tiba saja berubah sep...

Mohamed Salah Menepis Anggapan Bahwa Sadio Mane Egois

Info Berita Terupdate - Mohamed Salah telah menepis anggapan bahwa Sadio Mane egois dan percaya ada 'solidaritas' antara trio penyerang Liverpool. Sebelumnya, Mane dituduh menghina Salah saat Liverpool menang 2-1 atas Tottenham di Wembley pada Sabtu, 15 September 2018 dengan beberapa pendukung bahkan berspekulasi bahwa pemain internasional Senegal itu cemburu atas keberhasilan Mesir dari musim lalu. Agen Judi Bola Tapi Salah bersikeras dia tidak peduli siapa mencetak lebih banyak gol untuk Liverpool dan mengungkapkan dia sangat dekat dengan Mane di ruang ganti. Merdeka Hari Ini Baca juga:  Liverpool Memberikan Pembaruan Positif Tentang Pemulihan Firmino Ketika ditanya tentang hubungannya dengan Roberto Firmino dan Mane, Salah mengatakan kepada France Football, "Kami adalah teman, kami banyak berbicara. Umumnya, kami bertiga duduk di ruang ganti di tempat yang sama, tepat setelah pertandingan." Berita Bola "Ada solidaritas nyata di antara kami karena kami tidak p...

Arti Sosial Ekonomi yang Sesungguhnya

Sosial Ekonomi - Sosial mengandung arti segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat, sementara itu ekonomi memiliki artian sebagai ilmu yang berhubungan dengan asas produksi, distribusi, pemakaian barang serta kekayaan. Sekilas Sosial dan Ekonomi seperti dua hal dan cabang ilmu yang berbeda, namun diantara keduanya sebenarnya terdapat kaitan yang erat. Salah satu kaitan yang erat tersebut adalah, Jika keperluan ekonomi tidak terpenuhi maka akan terdapat dampak sosial yang terjadi di masyarakat kita. Jadi bisa dijadikan kesimpulan adalah bahwa sosial ekonomi mengandung pengertian sebagai segala sesuatu hal yang berhubungan dengan tindakan ekonomi dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat seperti sandang, pangan dan papan. Untuk lebih jelasnya lagi kami juga telah menuliskan beberapa dampak sosial ekonomi seperti di bawah ini. Selengkapnya >>