Skip to main content

Aturan Baru Bank Indonesia Berpotensi Menurunkan Minat Konsumen


Aturan Baru Bank Indonesia tentang kredit pemilikan rumahdan kredit pemilkan apartemen akan menyurutkan minat konsumen untuk mengajukan kredit berikutnya. Bagi bank yang fokus pada kredit rumah pertama kondisi ini tak berdampak signifikan.

“BRI fokus pada pembeli rumah pertama, terutama di 14 kota besar di Indonesia,” kata sekretaris perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta.

Perubahan Aturan rasio edit yang diberikan kepada nasabah terhadap harga rumah ( loan to value ) akan berdampak terhadap penambahan uang muka kredit rumah. Dengan LTV 70 persen, misalnya, konsumen harus menyediakan uang muka 30 persen dari harga rumah.

Dari sisi manajemen risiko, menurut Ali, cukup baik karena besaran dana yang harus disediakan konsumen untuk uang muka menjadi lebih besar.

Executive Vice presiden Konsumer BNI Diah Hindraswarini mengatakan, pengaruh aturan yang akan diberlakukan mulai 1 September 2013 itu memang ada bagi bisnis bank. “Akan tetapi bagi BI, tidak akan mengganggu strategi pengembagan KPR,” kata Diah.

Kebijakan BI itu selaras dengan strategi BNI yang fokus pada pertumbuhan penjualan rumah pertama konsumen. Presiden Direktur PT. Bank Central Asia, Tbk, Jahja Setia Atmadja berpendapat minat konsumen terhadap KPR dan KPA, khususnya untuk KPR dan KPA ke-2 dan selanjutnya akan berkurang.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyampaikan, sebelum menerbitkan aturan LTV, BI sudah berdiskusi dengan 12 negara yang menerapkan aturan serupa. 

Per Mei 2013 tol KPR dan KPA di perbankan Rp 263 triliun dengan rasio kredit macet 2,4 persen. Secara terpisah wakil ketua umum kamar dagang dan industri Indonesia Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Hariyadi B Sukamdani menilai sikap BI yang memperketat syarat kredit pemilikan rumah kedua dan seterusnya berlebihan.



Ketua umum dewan pimpinan pusat real estate Indonesia Setyo Maharso mengumumkan masih akan menunggu dan melihat dampak pasar dalam dua bulan mendatang setelah pemberlakuan kebijakan LTV untuk rumah kedua dan ketiga dengan luas lebih dari 70 meter persegi. “Sekalipun terjadi perlambtaan pembelan properti, pengembangan masih memiliki sejumlah strategi pemasaran dan pembiayaan untuk menarik pasar di antaranya lewat cicilan bertahap,” ujarnya.

Di lain itu ketua dewan pimpinan pusat asosiasi pengembang perumahan dan permukiman seluruh Indonesia Eddy Ganefo menilai, investasi properti diperkirakan akan melambat seiring kebijakan LTV. Penjualan properti akan menurun.

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Bocah 4 Tahun ini Disunat oleh Jin

Aneh, inilah yang terjadi pada bocah 4 tahun bernama Sangaji Surya Wiguna alias Aji ini. Apa yang dialami bocah ini membuat warga Kampung Bojong Tengah, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor Heboh. Lantaran aji mengalami kejadian yang tidak biasa, ia dikabarkan telah disunat oleh Jin.  Jawapos.com “Ini memang kejadian yang di luar logika,” kata Ali ayah Aji saat menuturkan kepada awal mula peristiwa itu kepada Pojokjabar (Jawa Pos Group). Awal mula kejadian ini usai mandi sore yang menjadi rutinitas biasa Aji. Saat sebelum magrib, Dasep (17) yang merupakan keponakan tengah memandikan Aji. Tidak ada kejadian aneh saat memandikan AJi. Sampai akhirnya Dasep bersiap untuk salat magrib. Sedangkan Aji memakai pakaiannya sendiri.  “Tiba-tiba anak saya  mengeluhkan kemaluannya. Titit Aa merah kaya berdarah ujung tititnya ga ada,” ungkapnya menirukan keluhan Aji saat mengetahui seperti sudah disunat. Saat itulah, alat kelamin Aji secara tiba-tiba saja berubah sep...

Punya Uang Rp 100? Harganya sekarang Jutaan

Kamu pernah mengoleksi uang-uang zaman dulu? Ada kabar gembira buat kamu para pengkoleksi uang kuno. Jika kamu masih memiliki uang lembaran Rp 100 bergambar perahu layar, kamu bisa menjadi orang yang beruntung. Pasalnya uang pecahan 100 rupiah ini telah menjadi barang yang mewah dan memiliki nilai jual yang bisa dikatakan lumayan.  Seperti yang dilansir dari tribunnews.com, Selasa (18/4/2017), Bagi kamu generasi 80an pasti tidak asing dengan uang kartal ini. Kabarnya uang ini masih menjadi buruan para kolektor. Seperti tikutip dari uanglama.com, kalangan numismatis Indonesia, uang ini dinamai dengan "Uang Perahu Layar" atau "Uang Kapal Layar".  Uang yang dimaksud ialah uang Rp 100 tahun 1992. Uang tersebut pada bagian depannya memang bergambar sebuah kapal tepatnya kapal Phinisi asal Sulawesi. Dalam bahasa Indonesia sesuai EYD, nama kapal tersebut menjadi Perahu Phinisi. Pada uang Rp 100 tahun 1992, tertulis "Perahu Pinisi", tanpa huruf "H". Di b...

Parah, Wanita ini biarkan Suaminya Perkosa Anak Kandungnya Berusia 12 tahun

Seorang ibu harusnya menyayangi anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Namun, hal tersebut tidak dirasakan oleh anak berusia 12 tahun ini. Seorang ibu di Warwickshire, Inggris tega memaksa anak gadisnya itu untuk berhubungan badan dengan suami barusnya hanya karena untuk bisa mempunyai anak. Setelah berulang kali diperkosa oleh ayah tirinya, gadis itu pun akhirnya hamil dan kini sudah melahirkan seorang bayi seperti yang diinginkan oleh sang ibu. Bayi ini sendiri sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Inggris, seperti yang dilansir dari Liputan6.com. Namun proses kelahiran tersebut membawa keberuntungan tersendiri bagi gadis ini. Karena aksi bejat yang dilakukan oleh ibunya dan ayah tirinya berhasil diketahui oleh pihak kepolisian setempat. Si ibu dan ayah tirinya pun langsung ditangkap. Ayah tirinya dijatuhi hukuman selama 18 tahun mendekam di penjara. Sementara ibunya dikenai hukuman selama 6 tahun setelah ia mengaku bersalah karena terlibat dalam konspirasi pemerkosaan dan kekejam...