Skip to main content

Calon Investor Bank Mutiara Jalani Uji Tuntas


Dua calon investor akan mengikuti tahap uji tuntas atau dua dilligence dalam proses penjualan saham PT . Bank Mutiara,Tbk. Dari hasil penilaian dan prakualifikasi sebelumnya, mereka dinilai memenuhi persyaratan administratif.

Demikian penjelasan sekretaris perusahaan lembaga penjamin simpanan Samsul Adi Nugroho di Jakarta. “Masa pendaftaran calon investor telah ditutup pada 1 juli 2013” kata Adi. Ada enam calon investor yang menyatakan minat untuk membeli seluruh saham bank yang sebelumnya bernama Bank Century itu. Namun, hanya lima calon yang mendaftar dengan memasukkan dokumen sesuai persyaratan. 

Dari lima calon investor itu, hanya dua calon investor lolos penilaian dan prakualifikasi yang dilakukan LPS.

Ketua dewan Komisioner LPS C. Heru Budiargo menjelaskan, tahapan yang selanjutnya harus ditempuh oleh dua investor itu adalah uji tuntas.

“Kami berharap bank Mutiara bisa terjual tahun ini dengan harga minimal Rp. 6,7 Trilliun”, kata Heru.

Undang undang Noer 24 tahun 2004 tentang LPS menyebutkan, Bank mutiara harus terjual dengan harga minimum Rp 6,7 triliun, sampai dengan tahun 2013. Angka itu sesuai penyertaan modal sementara LPS di Bank Century pada 2008.

Setelah tahun 2013, bank yang pada akhir tahun 2012 beraset 15,24 triliun itu boleh dijual dengan harga kurang dari Rp 6,7 triliun.

Pada tahun 2011 dan 2012, proses penjualan Bank Mutiara gagal. Alasannya tak ada calon investor yang memenuhi syarat administratif ataupun dukungan kemampuan keuangan untuk membeli seluruh saham Bank Mutiara.

Bank Century masuk dalam pengawasan khusus pada 6 November 2008. Setelah diambil alih pemerintah melalui LPS pada 21 november 2008, Bank Century mulai menjalani program penyehatan. Termasuk, berganti nama menjadi Bank Mutiara.

Pada 11 Agustus 2009, statusnya berubah menjadi pengawasan intensif. Berikutnya, membaik dengan masuk pada pengawasan normal mulai 26 Juli 2011.

Dari sisi kinerja, pada akhir tahun 2008 membukukan kerugian Rp 7,28 triliun. Pada akhir tahun 2012, mencatat laba bersih Rp 145 miliar.

Per 31 Desember 2012 Bank mutiara menyalurkan kredit Rp 11,148 triliun dan menghimpun dana pihak ketiga Rp 13,461 triliun. Rasio kredit macet sebesar 3,9 persen dengan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional sebanyak 92,96%.

Pada bulan Januari 2013, Bank mutiara memiliki direktur utama baru, yakni Sukoriyanto Saputro, Ia menggantikan Maryono Ayan yang diangkat menjadi dirut Bank BTN.

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Bocah 4 Tahun ini Disunat oleh Jin

Aneh, inilah yang terjadi pada bocah 4 tahun bernama Sangaji Surya Wiguna alias Aji ini. Apa yang dialami bocah ini membuat warga Kampung Bojong Tengah, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor Heboh. Lantaran aji mengalami kejadian yang tidak biasa, ia dikabarkan telah disunat oleh Jin.  Jawapos.com “Ini memang kejadian yang di luar logika,” kata Ali ayah Aji saat menuturkan kepada awal mula peristiwa itu kepada Pojokjabar (Jawa Pos Group). Awal mula kejadian ini usai mandi sore yang menjadi rutinitas biasa Aji. Saat sebelum magrib, Dasep (17) yang merupakan keponakan tengah memandikan Aji. Tidak ada kejadian aneh saat memandikan AJi. Sampai akhirnya Dasep bersiap untuk salat magrib. Sedangkan Aji memakai pakaiannya sendiri.  “Tiba-tiba anak saya  mengeluhkan kemaluannya. Titit Aa merah kaya berdarah ujung tititnya ga ada,” ungkapnya menirukan keluhan Aji saat mengetahui seperti sudah disunat. Saat itulah, alat kelamin Aji secara tiba-tiba saja berubah sep...

Punya Uang Rp 100? Harganya sekarang Jutaan

Kamu pernah mengoleksi uang-uang zaman dulu? Ada kabar gembira buat kamu para pengkoleksi uang kuno. Jika kamu masih memiliki uang lembaran Rp 100 bergambar perahu layar, kamu bisa menjadi orang yang beruntung. Pasalnya uang pecahan 100 rupiah ini telah menjadi barang yang mewah dan memiliki nilai jual yang bisa dikatakan lumayan.  Seperti yang dilansir dari tribunnews.com, Selasa (18/4/2017), Bagi kamu generasi 80an pasti tidak asing dengan uang kartal ini. Kabarnya uang ini masih menjadi buruan para kolektor. Seperti tikutip dari uanglama.com, kalangan numismatis Indonesia, uang ini dinamai dengan "Uang Perahu Layar" atau "Uang Kapal Layar".  Uang yang dimaksud ialah uang Rp 100 tahun 1992. Uang tersebut pada bagian depannya memang bergambar sebuah kapal tepatnya kapal Phinisi asal Sulawesi. Dalam bahasa Indonesia sesuai EYD, nama kapal tersebut menjadi Perahu Phinisi. Pada uang Rp 100 tahun 1992, tertulis "Perahu Pinisi", tanpa huruf "H". Di b...

Parah, Wanita ini biarkan Suaminya Perkosa Anak Kandungnya Berusia 12 tahun

Seorang ibu harusnya menyayangi anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Namun, hal tersebut tidak dirasakan oleh anak berusia 12 tahun ini. Seorang ibu di Warwickshire, Inggris tega memaksa anak gadisnya itu untuk berhubungan badan dengan suami barusnya hanya karena untuk bisa mempunyai anak. Setelah berulang kali diperkosa oleh ayah tirinya, gadis itu pun akhirnya hamil dan kini sudah melahirkan seorang bayi seperti yang diinginkan oleh sang ibu. Bayi ini sendiri sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Inggris, seperti yang dilansir dari Liputan6.com. Namun proses kelahiran tersebut membawa keberuntungan tersendiri bagi gadis ini. Karena aksi bejat yang dilakukan oleh ibunya dan ayah tirinya berhasil diketahui oleh pihak kepolisian setempat. Si ibu dan ayah tirinya pun langsung ditangkap. Ayah tirinya dijatuhi hukuman selama 18 tahun mendekam di penjara. Sementara ibunya dikenai hukuman selama 6 tahun setelah ia mengaku bersalah karena terlibat dalam konspirasi pemerkosaan dan kekejam...